5 Cafe Ala Pantai Populer Cocok Buat Nongki di Akhir Pekan

Di zaman milenial seperti sekarang ini, nongkrong sudah menjadi salah satu aktivitas yang tak terpisahkan terutamanya oleh anak-anak muda.

Salah satu tempat favorit buat nongkrong dan ngumpul bareng teman-teman ialah cafe, karena selain ada banyak makanan ditambah tempatnya juga nyaman dengan berbagai fasilitas akan membuat siapapun merasa betah.

Apalagi tempat nongkrong seperti cafe juga ikut mengalami perkembangan, apabila dahulu hanya sekedar menjual makanan atau minuman saja.

Sekarang cafe sudah banyak bermunculan dengan mengusung berbagai konsep unik dan estetik sehingga begitu memanjakan mata serta terlihat cantik buat di masukan kedalam feed Instagram.

Salah satu konsep yang tengah naik daun akhir-akhir ini adalah cafe ala pantai, dimana kamu bisa menikmati suasana pasir putih pantai lengkap dengan popohonan kelapa tanpa harus jauh-jauh lho.

Penasaran kan? Berikut rangkum yang telah dibuat oleh IDN Wisata buat kamu!

1. Beachday Resto & Cafe Semarang

Cafe ini berlokasi di Jl. Dr. Wahidin No.89, Candi, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50253 dan merupakan cafe pertama yang mengusung tema pantai di semarang.

Ketika berada di tempat ini kamu akan merasa seolah-olah tengah berada dipinggir pantai dengan banyaknya pohon kelapa yang tersebar disetiap area.

Selain itu pasir putihnya juga nampak cantik serta dilengkapi dengan ombak buatan yang akan membuat aktivitas nongkrongmu semakin asik.

Biasanya banyak pengunjung yang sengaja datang ke cafe ini hanya untuk sekedar mengabadikan momen dalam jepretan kamera dan memamerkanya di akun sosial media.

Untuk menu yang disediakan oleh beachday resto semarang ini lumayan beragam seperti makanan ala western dan beberapa makanan dan minuman kekinian.

Untuk harganya cukup terjangkau yakni antara 25 ribu sampai dengan 120 ribu rupiah saja.

2. Hey Beach Alam Sutera

Jika kamu mencari cafe ala pantai di jakarta atau tangerang maka tempat ini layak buat pertimbangkan.

Apalagi lokasinya berada di Alam Sutera yang memang terkenal dengan surganya tempat nongkrong dan kulineran sehingga dijamin kamu akan merasa betah dan puas.

Kesan pertama cafe ini ialah mirip sekali dengan cafe-cafe pinggir pantai yang ada di Bali, mulai dari desain interior, hidangan hingga pantai pasir putih yang siap memanjakan mata.

Untuk alamatnya berada di Jalan Jalur Sutera Kavling 30A, Tangerang, Banten 15230 dan sudah sering diulas diberbagai TV nasional sehingga tidak perlu lagi kamu pertanyakan keasikanya.

Selain berada di Alam Sutera, Hey Beach juga memiliki cabang lain di jakarta yaitu di Pluit dan Muarakarang.

Kemudian untuk menunya terdiri dari makanan dan minuman kekinian seperti Braun Croffle, Lara Croff, Mango Breeze dan masih banyak lagi.

hey beach

3. Ciater Beach Tangerang

Sepertinya daerah Tangerang adalah yang paling gencar dalam menghadirkan tempat-tempat nongkrong unik terutama cafe ala pantai.

Dari Alam Sutera sekarang kita geser ke daerah Ciater tepatnya di Jl. Kp. Pondok Sentul No.45, Ciater, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310.

Cafe ini merupakan salah satu tempat nongkrong paling viral di media sosial lantaran baru dibuka saja pada bulan November 2021 lalu sudah langsung penuh desak dengan para pengunjung lho.

Siapapun yang datang ke cafe ini akan langsung dibuat terkagum-kagum dengan vibesnya yang terasa pantai banget, bahkan ada beberapa dekorasi ala Bali seperti payung yang tersebar disetiap penjuru.

Tempatnya sendiri bertipe semi outdoor dimana terdapat banyak saung-saung berjejer rapi yang bisa kamu gunakan dan tempat duduknya juga cukup beragam mulai kursi kayu santai hingga sofa.

Nuansa Beach Club ala Bali akan menjadi suguhan utama dimana banyak pantai pasir putih tersebar lengkap dengan beberapa spot foto yang dikhususkan untuk para pengunjung.

Untuk menunya relatif terjangkau yaitu antara 20 ribu sampai 75 ribu rupiah diantaranya makanan ala Jepang, Western hingga minuman seperti mojito, tea dan lain sebagainya.

Cafe ini dibuka setiap hari dengan weekday 09.00 – 21.30 WIB dan weekend pukul 08.00 – 23.00 WIB.

4. Trouit Cafe Bandung

Ini dia cafe yang sampai Hype di media sosial pada awal tahun 2021 yang lalu, bagaimana tidak?

Dari awal soft opening cafe ini banyak di share oleh pengguna media sosial dan banyak orang penasaran ingin datang menikmati suasana.

Namun karena besarnya minat masyarakat, tempat ini memberlakukan pembatasan pengunjung dengan hanya menyediakan tempat untuk yang sudah reservasi saja dan slotnya juga sangat terbatas.

Yang paling menarik dari cafe ini adalah biasanya bandung terkenal dengan pegunungan justru ditengah kota terdapat sebuah hidden gem berupa pasir putih pantai tentunya memberi kesan tersendiri.

Terlebih tempatnya juga sudah di desain sedemikian rupa sehingga mirip berada di pinggir pantai dengan banyak pohon kelapa dan palm akan membuat mata langsung segar dan kerasan buat nongkrong.

Trouit bandung ini berlokasi di Jl. Pandu Dalam I No.47, Pamoyanan, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40173 dan buka setiap hari dari mulai pukul 11.00 – 21.00 WIB.

Untuk makanan dan minuman juga sangat pas dengan suasananya seperti Rujak, Camilan, Manisan dan berbagai minuman buah dingin.

Baca juga: Tentang Bagaimana Kita Menuliskan Cerita Hidup

5. Sun Date Moon Cafe Bandung

Inilah cafe ala pantai populer yang lagi anget-angetnya karena baru mulai dibuka untuk umum pada bulan Desember 2021 kemarin.

Cafe ini beralamat di Jl. Prof. Dr. Sutami No.89a, Sukarasa, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40163 dan dibuka setiap weekday pukul 11.00 – 23.00 WIB serta weekend 11.00 – 24.00 WIB.

Yang menarik dari tempat ini selain pantai pasir putihya adalah kamu akan menemukan berbagai perpaduan antara konsep eropa dan asia tengah. dengan “Sun” mewakilkan Middle East dan “Moon” mewakilkan Greek.

Bahkan dari awal pintu masuk saja, kamu akan dikejutkan dengan sebuah patung besar nan iconik dengan mengenakan kacamata rastha.

Selain itu cafenya cukup besar dan luas dengan bangunan terdiri dari dua lantai, lantai pertama digunakan menyerupai pesisir pantai eropa dan lantai kedua dihiasi dengan gambar-gambar mural.

Buat kamu yang hobi berburu spot-spot unik, cafe ini bisa menjadi salah satu alternatif pilihan untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.

Untuk menunya juga lumayan bervariasi mulai dari makanan ala western, snack, dessert dan berbagai minuman. untuk harganya cukup terjangkau yaitu antara 22 ribu sampai 90 ribuan saja.

Jadi bagaimana menurut kamu tentang cafe ala pantai populer diatas, sudah punya rencana ingin pertama kali datang kemana?

Tips Traveling Hemat ala Backpacker ke Pantai Ora

Pantai Ora, sebuah surga tersembunyi di Maluku Tengah. Pantai Ora terletak di Pulau Seram, tepatnya di ujung Barat Teluk Sawai di Desa Saleman dan Desa Sawai.

Untuk menuju wisata Pantai Ora tidaklah gampang.

Aksesnya cukup sulit sehingga tidaklah murah untuk traveling ke Pantai Ora.

Maka dari itu, saya akan berbagi beberapa tips traveling hemat ala backpacker ke Pantai Ora yang berdasarkan pengalaman pribadi saya.

Pastinya sudah pernah kan ya melihat foto-foto yang telah beredar di internet.

Kamu mungkin tidak menyangka kalau di Indonesia ada pulau atau pantai seindah ini.

Pemandangan garis pantai dengan eco-resort di atas air laut dan dikelilingi dengan bukit karst raksasa.

Apalagi terumbu karang di area depan resort yang masih terjaga. Jika air laut sedang surut, terumbu karang berwarna-warni kelihatan.

 

wisata pantai ora maluku
Indahnya pemandangan bukit karst di wisata Pantai Ora

Cara Menuju ke Pantai Ora

Untuk menuju ke wisata Pantai Ora kamu bisa menggunakan beberapa cara berikut:

1. Penerbangan ke Ambon

Dari kota asal kamu, ambil penerbangan menuju kota Ambon.

Beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar memiliki penerbangan langsung ke Ambon dengan menggunakan maskapai domestik seperti Garuda Indonesia, Batik Air, Sriwijaya Air, dll.

2. Pelabuhan Tulehu – Pelabuhan Amahai (Masohi)

Dari bandara kamu bisa naik taksi ke Pelabuhan Tulehu (Rp 150,000).

Dari pusat kota, bisa juga naik angkot tujuan Waii atau Tulehu (Rp 10,000) untuk melanjutkan perjalanan dengan kapal cepat ke Pelabuhan Amahai.

Ada dua jadwal keberangkatan yaitu jam 9 pagi dan 4 sore.

Lama perjalanan menggunakan kapal kurang lebih sekitar 2 jam. Harga tiketnya adalah Rp 125,000.

Baca Juga: Tips Menuju Ke Kepulauan Togean

3. Masohi – Sawai atau Saleman – Pantai Ora

Belum ada transportasi dengan jadwal keberangkatan khusus untuk menuju Sawai.

Pilihannya bisa charter mobil (Rp 800,000 sekali jalan).

Pilihan lainnya adalah naik angkot (Rp 15,000) atau ojek (Rp 25,000) ke stasiun Binaiya.

Kamu bisa tanya-tanya apakah ada mobil ke Saleman atau ke Sawai.

Untuk langsung ke Pantai Ora, ambil mobil langsung ke Saleman (Rp 75,000 – Rp 100,000) dengan lama perjalanan kurang lebih 2,5 jam.

Dari Saleman tinggal naik kapal nelayan (Rp 50,000/orang) kurang lebih 10 menit. Kalau naik speed boat Rp 250,000/kapal untuk satu arah ke Pantai Ora.

liburan ke pantai ora indonesia
Pantai pasir putih dan air yang bening

Kalau kamu mau ke Sawai dulu bisa naik mobil (Rp 100,000) dengan lama perjalanan 3,5 jam.

Dari Sawai ke Pantai Orang bisa menggunakan kapal nelayan (Rp 50,000 – Rp 100,000).

Saya pribadi waktu itu pergi ke Amahai terlebih dahulu dan menginap semalam sebelum keesokan harinya naik mobil ke Sawai.

Supirnya menunggu sampai mobil penuh baru berangkat. Mobil umum saya berangkat jam 12 siang dan sampai di Sawai jam 4 sore.

Sepanjang jalan saya bisa melihat kawasan hutan dengan pepohonan yang rindang.

Rasanya senang karena masih banyak hutan yang terlindungi di Taman Nasional yang bernama Taman Nasional Manusela.

Baca juga: Panduan wisata Pulau Wakatobi di Sulawesi Tenggara

Rekomendasi Penginapan di Pantai Ora

Beberapa rekomendasi penginapan di Pantai Ora diantaranya adalah:

1. Menginap di Lisar Bahari

Karena tujuan saya adalah backpackeran ke Pantai Ora, saya memilih menginap di Sawai semalam karena lebih murah.

Saya menginap di Lisar Bahari punyanya Pak Ali.

Penginapan berupa cottage di atas air cukup sederhana terbuat dari kayu. Saya coba snorkeling di depan penginapan.

Terumbu karangnya lumayan bagus hanya saja visibility nya kurang jelas saat itu.

Untuk menginap di Lisar Bahari bisa menghubungi Pak Ali: 62 821-1181-137 atau melalui Airbnb.

Penginapan Lisar Bahari
Cottage Lisar Bahari

Kelebihan menginap di Lisar Bahari: 

  • Harganya lebih murah. Kamar + 3x makan: Rp 300,000/orang
  • Makanannya enak dan porsinya besar
  • Lokasinya di area perkampungan jadi bisa main dengan penduduk lokal, anak kecil, dan juga trekking
terumbu karang sawai
Terumbu karang di depan Lisar Bahari

Kekurang menginap di Lisar Bahari:

  • Terumbu karangnya kurang bagus
  • Pengalaman yang kurang enak. Terjadi mis-komunikasi dengan Pak Ali pemilik penginapan mengenai harga. Awalnya saya mau ambil harga per kamar saja. Saya pikir harganya per kamar ternyata per orang. Alasannya karena saya ambil kamar yang lebih mahal dan termasuk makanan. Jadi next, pastikan harganya apakah per orang atau per kamar.
kamar lisar bahari
Kamar Lisar Bahari

2. Menginap di Ora Beach Resort

Hari kedua saya pindah ke Ora Beach Resort dengan kapal nelayan sekitar 20 menit dari Sawai. Terlihat betapa indahnya bukit yang diselimuti hijaunya pepohonan.

Pertama sampai di Ora Beach, saya terkagum-kagum dengan beningnya permukaan air laut sehingga terumbu karangnya kelihatan dengan jelas.

Salah satu laut terbening yang pernah saya lihat.

Saya tidak tahan lagi untuk snorkeling.

Terumbu karangnya sehat, visibilitynya bagus, jauh lebih bagus dari Sawai.

Banyak ikan-ikan kecil berenang. Terumbu karangnya didominasi dengan hard coral, ada sedikit soft coral juga.

Ora Beach Resort
Terumbu karang di depan Ora Eco Resort
snorkeling di pantai ora
Terumbu karang di depan Pantai Ora

Kelebihan menginap di Ora Beach Resort:

  • Area resort yang tenang, bagus, dan dikelilingi dengan pemandangan luar biasa.
  • Terumbu karang yang terjaga dengan baik

Baca juga: Pengalaman ikutan open trip ke Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon

Kekurangan menginap di Ora Beach Resort:

  • Mahal. Terutama harga paket makanan Rp 250,000/orang (3x makan, 2x coffee break). Makanannya juga terbatas. Salah satu tamu tidak dapat piring dan tidak ada staff yang membantu di saat itu.
  • Staffnya kurang ramah dan servisnya juga kurang.
  • Fasilitas kamar yang tidak terjaga dengan baik. Saya ambil kamar di darat. Pintu toilet tidak bisa dikunci, kipas angin jelek, dan showernya rusak.

Cek Harga Terbaru Ora Beach Resort

villa ora beach resort pulau seram
Cottage di atas laut
kamar ora eco resort
Kamar di darat

Penginapan Lainnya di Sekitar Pantai Ora

Kegiatan wisata di Sekitar Pantai Ora

  • Snorkeling di sekitar bukit tebing atau di Pulau Tujuh. Harga sewa kapal sekitar Rp 1,000,000 per hari dan muat untuk 10 orang.
  • Melihat kelelawar berterbangan saat matahari terbenam.
  • Birdwatching atau trekking di Taman Nasional Manusela.
  • Mengunjungi Air Belanda.
cara ke pantai ora
Pantai Ora di sore hari

Biaya Traveling ke Pantai Ora

Sebenarnya Pantai Ora ini tidak cocok untuk backpacker karena biayanya yang cukup tinggi.

Harga tiket ke Ambon saja sudah mahal. Belum lagi biaya penginapan dan lain-lain.

Tetapi kamu tetap bisa coba menekan biaya perjalanan biar hemat. Coba kita hitung berapa total biaya yang kamu butuhkan:

  • Tiket pesawat PP: Coba cari tiket murah. Kalau dari Jakarta ke Ambon mungkin sekitar Rp 3jt pp. Biasanya kalau via Makassar mungkin lebih murah
  • Kapal cepat ke Tulehu PP: Rp 125,000 x 2
  • Mobil ke Saleman PP: Rp 100,000 x 2
  • Kapal menyebrang ke Pantai Ora: Rp 50,000 x 2
  • Penginapan Lisar Bahar 2 malam termasuk makan: Rp 300,000 x 2
  • Biaya Lainnya: Rp 100,000

Total biaya liburan ke Pantai Ora, di luar pesawat sekitar Rp 1,250,000, kalau termasuk pesawat sekitar Rp 4,250,000.

Akhirnya kesampaian bisa ke Pantai Ora

Ya budgetin aja sekitar Rp 5jt sama tiket pesawat kalau dari Jakarta.

Kalau mau benar-benar hemat atau ekstrim bisa naik PELNI tapi ya pastinya makan waktu lama.

Untuk mengurangi pengeluaran bisa pergi dengan rombongan 4-6 orang jadinya bisa sewa mobil dan tidak usah nunggu mobil umum.

Kalau harus menginap di Masohi, di depan Stasiun Binaiya ada penginapan murah bernama Raudatul.

Harganya Rp 75,000 semalam.

Baca Juga: Cara Menuju Pulau Weh, Aceh

Sebaiknya booking penginapan sebelumnya, mungkin mereka bisa bantu masalah transportsai dari Masohi.

Ingat selalu ketika snorkeling jangan menginjang terumbu karang.

Sayangkan kalau terumbu karang yang indah ini rusak karena kelalaian pengunjung.

Itulah beberapa tips hemat traveling atau liburan ke Pantai Ora.

Kalau kamu pernah kesana dan ada saran-saran lainnya bisa isi kolom komentar untuk membantu traveler lainnya. Happy traveling.

 

Tanjung Bira, Pantai Dengan Pasir Putih Sehalus Tepung!

Temukan informasi tentang bagaimana cara menuju ke Pantai Tanjung Bira (Bulukumba) dari Makassar, rekomendasi penginapan dan villa, serta objek wisata apa saja yang bisa dikunjungi di sekitar area ini!

Tanjung Bira merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi, terutama buat kamu yang memang berencana untuk liburan ke Makassar.

Pantai dengan pasir putih sehalus tepung ini sangat cocok bagi pasangan yang sedang honeymoon.

Tentunya, saya bukan datang dalam rangka bulan madu ya, haha – tapi lebih untuk santai-santai aja.

Dari Makassar ke Pantai Tanjung Bira

Jarak dari Makassar ke Bulukumba kurang lebih sekitar 200 km dan dapat ditempuh dengan lama perjalanan selama 6 jam.

Ada tiga cara yang umum digunakan untuk menuju Pantai Tanjung Bira dari Makassar:

  1. Menggunakan mobil kijang dari Terminal Maliengkeri dengan harga Rp 50,000/orang.
  2. Menggunakan transportasi umum BMA tapi hanya berhenti di Bulukumba saja. Harganya Rp 75,000/orang tapi sampai di Bulukumba harus lanjut lagi dengan angkot selama 1-2 jam untuk sampai ke Pantai Bira.
  3. Sewa mobil sendiri. Lebih cocok kalau kamu memang pergi ramai-ramai bersama teman-teman. Harga sewa mobil untuk drop off atau sekali jalan adalah Rp 500,000 – 600,000.

Yang paling murah memang lewat Terminal Maliengkeri, tapi tidak terlalu nyaman.

Kadang supirnya nunggu sampai mobil penuh, dan satu mobil isinya bisa 11 orang.

Saran saya sih sebaiknya berangkat di pagi hari sekitar jam 9 – 11 pagi.

Pantai Bira
Putihnya pasir pantai di Tanjung Bira

Rekomendasi Penginapan di Pantai Tanjung Bira 

Salah satu penginapan di Tanjung Bira yang saya rekomendasikan adalah Nini’s Beach Bungalow yang hanya berjarak 5 menit dari pantai.

Penginapan ini dulunya bernama Sunshine Guesthouse namun sekarang disulap menjadi lebih bagus.

Pemiliknya adalah sepasang suami istri yang sangat ramah, namanya Gav dan Nini yang juga ditemani dengan putri kecil mereka, Sunshine.

Kamarnya terbuat dari kayu, fasilitasnya juga simple tapi bersih. Harganya sudah termasuk sarapan.

Beberapa penginapan lain di sekitar Tanjung Bira yang cukup bagus adalah Tevana House Reef dan Amatoa Resort.

Spot wisata menarik di sekitar Tanjung Bira

Nah, di sekitar Tanjung Bira ada objek wisata apa saja?

1. Pantai Pasir Putih

Salah satu pantai yang terletak di Tanjung Bira adalah Pantai Pasir Putih.

Dari namanya sudah bisa membayangkan pasirnya yang indah.

Ada sebuah restoran yang menghadap langsung ke laut, bagus deh untuk foto-foto.

Pasir di pantainya halus banget, kayak tepung deh!

Saking halusnya tidak sulit membersihkan kaki dari pasir karena pasirnya juga tidak terlalu menempel.

 pantai tanjung bira sulawesi

2. Pantai Bara

Bagus banget pantainya! Saya sempat tidak percaya dengan pemandangan yang saya lihat.

Rasanya seperti melihat foto pantai-pantai di Hawaii.

Pohon kelapa berjejer, cocok banget untuk berteduh dari sinar matahari.

Warna lautnya yang biru dan gulungan ombak yang menyapu tepian pantai tanpa henti, indah sekali.

Di Pantai Bara ada sebuah resort yang bernama Bara Beach Bungalow, biasanya banyak pasangan yang datang untuk berbulan madu.

Pantai Bara bisa ditempuh dengan jalan kaki sekitar 20 menit menelusuri pesisir Pantai Bira ketika air laut sedang surut.

Kalau lagi pasang harus memutar sekitar 45 menit berjalan kaki melewati sebuah jalan kecil memotong sebuah hutan atau bisa naik ojek Rp 15,000 – 20,000.

Baca juga: Berkunjung ke Tana Toraja dan melihat uniknya adat istiadat di sana. 

pantai bara sulawesi selatan
Pantai Bara

3. Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing

Tidak hanya pantainya yang indah tapi di sekitar Tanjung Bira juga ada spot menarik untuk snorkeling ataupun diving.

Saya dengar sih kalau diving di Tanjung Bira sangat menantang karena arusnya yang cukup kuat.

Kalau cuma mau lihat terumbu karang bisa snorkeling saja sambil melihat ikan-ikan bermain di dalam air.

Kalau memang mau diving di Tanjung Bira ada dive center yang profesional bernama Scuba Republic. Jadi bisa coba discovery dive atau paket lainnya.

Pertama kali saya nyobain diving sebenarnya di Pulau Wakatobi. Kalau sempat coba deh ke sana.

Harga untuk menyewa alat sekitar Rp 50,000/set. Harga kapal untuk hopping island ke Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing sekitar Rp 250,000 – Rp 300,000 per harinya.

Pulau Liukang Loe
Snorkeling di Liukang Loe

4. Panrang Luhuk

Tanjung Bira terkenal sebagai tempat untuk membuat kapal phinisi.

Kapal phinisi ini dibuat sebagai kargo untuk mengirim barang sehari-hari.

Ada tiga tempat untuk membuat kapal phinisi di sekitar Bulukumba.

Yang paling terkenal dan sering saya baca adalah Tana Beru.

Saya pergi ke tempat pembuatan kapal phinisi lain yang terletak di sebelah timur pantai, tepatnya di Desa Tanetang.

pembuatan kapal phinisi tanjung bira
Pembuatan Kapal Phinisi

Beberapa kapal phinisi dengan ukuran yang berbeda dibuat di pinggiran pantai.

Untuk membangun sebuah kapal phinisi yang besar dibutuhkan waktu sekitar 12 bulan dan sebagian besar dilakukan oleh pengrajin secara langsung.

Hanya 12 -15 tukang yang bekerja membangun sebuah kapal.

Kalau dipikir-pikir hebat juga ya, bisa membangun kapal besar secara tradisional menggunakan tangan saja.

Saya diperbolehkan untuk naik ke atas kapal dan melihat proses pengerjaan secara langsung.

Saya kagum dengan para pekerja yang harus mengangkat bahan-bahan dah harus menaikki tangga yang kecil.

Baca juga: Cara ke Pulau Cangke dari Makassar, lengkap dengan biaya!

5. Pua Janggo

Masih disekitar Pantai Bira, ada sebuah view point dari atas bukit yang bernama Pua Janggo.

Untuk sampai kesini harus berjalan sekitar 2 kilometer.

Nah, dari atas bisa melihat pesisir pantai dan juga Pulau Liukang Loe.

Pua janggo
Pua Janggo

Tips berkunjung ke Pantai Bira

Semakin tertarik untuk berkunjung ke Pantai Bira? Baca dulu beberapa tips ini:

  • Tiket masuk ke Pantai Bira adalah Rp 10,000 untuk WNI dan Rp 20,000 untuk WNA.
  • Kalau tidak mau capek jalan bisa menyewa motor dengan harga Rp 60,000 per hari tidak termasuk bensin.
  • Untuk tempat makan bisa coba Warung Bamboo atau Warung Melati. Harganya cukup murah dan rasanya juga cukup enak.

Pengalaman saya berkunjung ke Pantai Tanjung Bira

Saya memang lagi pengen bersantai aja di pantai makanya langsung membuat rencana ke Tanjung Bira.

Setelah tinggal di Makassar hampir empat bulan sayangkan kalau tidak ke Pantai Bira. Apalagi sebentar lagi saya akan meninggalkan Makassar.

Setelah menyusun barang yang perlu dibawa saya langsung menuju Terminal Maliengkeri.

Ketemulah dengan seorang turis dari Jerman bernama Ben. Akhirnya barengan deh kami ke Tanjung Bira.

Yang saya suka dari solo traveling, biasanya pasti bakal ketemu teman baru, jadi ujung-ujungnya tdak bakal sendirian.

Sama pas saya liburan ke Pantai Ora juga barengan turis dari Prancis

Setelah sampai di Tanjung Bira entah kenapa supirnya tidak suruh saya untuk bayar.

Bahkan saya coba ngasih duit ke dia malah dia pergi.

Mungkin karena bareng bule kali ya, haha. Atau jangan-jangan saya dikira bule juga.

Saya tinggal di Sunshine Guesthouse selama 3 hari 2 malam.

Ketemu juga dengan seorang traveler dari Thailand juga bernama Alawiyah.

Ternyata Pantai Bira lumayan terkenal juga bagi wisatawan mancanegara.

Seru juga, trekking ke Bara Beach, melihat pembuatan kapal phini dan juga aktivitas lainnya bersama Ben.

Cuacanya kadang agak labil, kadang hujan kadang panas.

Pengen balik lagi ke Pantai Tanjung Bira!

Oh ya, kalau tidak sempat ke Pantai Bira bisa juga ke Pulau Samalona yang tidak terlalu jauh dari Makassar.

Nah, lumayan lengkap lah ya informasi yang saya berikan – dari cara ke Tanjung Bira dari Makassar, wisata apa saja yang bisa dilakukan, dan rekomendasi penginapan di sekitar area pantai. Semoga membantu!

 


Post Views: 2,330

11 Pantai Terindah di Bali, Beberapa Masih Tersembunyi!

Semua orang tau kalau Bali memang terkenal dengan pantainya yang indah. Tapi pertanyaannya – dari semua pantai di Bali – yang mana sih yang paling bagus, tidak terlalu ramai, dan enak untuk berenang?

Dari pengalaman saya yang pernah tinggal setahun di Bali, ada beberapa pantai favorit yang pengen saya rekomendasikan ke kamu.

Cek 11 rekomendasi pantai terindah di Bali, bahkan beberapa masih tersembunyi!

1. Pantai Balangan, pantai pasir putih di Bali dengan warna air turquoise

Pantai ini terletak di bawah bukit karang dan cukup terkenal bagi kalangan peselancar.

Kamu bisa bersantai sambil menikmati suara deburan ombak.

Saya pribadi lebih suka jemuran di sisi kanan pantai karena ombaknya lebih tenang sehingga lebih cocok untuk berenang.

Airnya berwarna biru kehijauan, indah sekali!

Ketika saya kesana, ada beberapa pasangan yang melakukan foto pre-wedding – sepertinya pantai di Bali ini lumayan terkenal juga sebagai spot romantis untuk berfoto.

Dimana? Barat daya Bali

Kenapa saya suka? Pas kesana asik aja untuk berenang

Cek harga rental mobil atau harga sewa motor di Bali melalui Klook! 

pantai balangan di bali
Pantai Balangan

2. Pantai Tegal Wangi

Pantai Tegal Wangi adalah salah satu pantai di Bali yang tidak banyak diketahui oleh orang. 

Ketika saya kesana pantai ini sepi, jumlah pengunjungnya bisa dihitung dengan jari.

Bagian unik dari pantai ini adalah batu dinding karangnya yang memanjakan mata.

Kadang-kadang gulungan ombak menghantam tepian karang.

Sayangnya Pantai Tegal Wangi agak sulit diakses ketika airnya lagi pasang.

Jadi kalau pas kamu datang airnya surut, berarti kamu beruntung.

Perhatikan kadang-kadang muncul jacuzzi alami. Ada juga bagian seperti gua di sepanjang pinggir pantai.

Sebagai inspirasi, kamu bisa cari aja di instagram dengan hashtag Tegal Wangi.

Banyak foto-foto bagus yang akan muncul. Sebaiknya berkunjung sekarang sebelum makin ramai.

Dimana? Barat daya Bali

Kenapa saya suka? Bentuk batu karangnya yang unik

Baca juga: Panduan Lengkap Liburan ke Pulau Weh Sabang

pantai tegal wangi di bali
Pantai Tegal Wangi

3. Pantai Melasti, cocok buat santai-santai

Dari semua pantai di bagian Selatan Bali yang saya sebutkan di sini, mungkin Pantai Melasti adalah yang paling ramai dikunjungi.

Masih oke sih kalau dibandingkan dengan pantai lain seperti Pantai Pandawa.

Kilauan air lautnya menggoda, bikin mau lompat rasanya.

Pemandangan dari atas tebing melihat hamparan laut yang luas, ditambah dengan titik warna warni yang berupa payung pantai, memukau siapa saja!

Pantai Melasti siap menjadi objek wisata pantai di Bali selanjutnya.

Jalannya sudah dibangun dengan memotong bagian tebing.

Jangan kaget ketika berpapasan dengan calon pengantin yang berfoto dengan mobil vintage.

Bagaimana pun, saya tetap suka mengajak teman saya main ke Pantai Melasti.

Dimana? Tenggara Bali

Kenapa saya suka? Warna air lautnya yang bening dan biru, juga pemandangan dari atas

Baca juga: 10 Hal yang Bisa Kamu Lakukan di Pulau Togean 

pantai melasti
Pantai Melasti

4. Pantai Pura Geger, enak banget di sini sepi

Pantai favorit saya selanjutnya adalah Pura Geger.

Kalau lagi malas motoran jauh ke pantai di bagian selatan, saya stop di Pantai Pura Geger saja.

Letaknya masih di sekitar area Nusa Dua.

Yep, pada tau kan kalau Nusa Dua itu lebih ke area resort mewah.

Tapi pas sampai di pantai ini, tidak ada restoran mewah maupun kursi untuk berjemur.

Pantai Pura Geger hampir sama sekali tidak tersentuh.

Biasanya turis mengunjungi Pantai Geger yang terletak masih di satu garis pantai tapi berbeda.

Pantai Pura Geger lebih tersembunyi, makanya tidak banyak yang datang kesini.

Cara datang ke sini, bisa cari aja di google maps dan masukkan tujuan Pura Geger (tanpa kata pantai).

Nah, di sini memang ada puranya juga. Jadi kalau mau cari pantai di Bali yang sepi, ke Pura Geger aja!

Dimana? Tenggara Bali

Kenapa saya suka? Pantai pasir putih yang tidak jauh dari pusat wisata Bali

Baca juga: Tips Work from Bali (WFB): Berapa Biaya Yang Harus Dikeluarkan?

pantai pura geger
Pantai Pura Geger

5. Pantai Green Bowl

Sebuah pantai kecil yang tersembunyi, Pantai Green Bowl kurang cocok sebagai tujuan turis ramai karena kamu harus menuruni tangga yang cukup terjal.

Biasanya yang tidak fit pasti akan ngos-ngosan menaiki tangga pas pulangnya.

Ada juga yang suka karena jalurnya lebih menantang.

Pantainya berpasir putih, namun tekstur pasirnya agak kasar.

Air lautnya biru cakep, cocok untuk berenang.

Di Pantai Green Bowl tidak perlu lagi sewa payung mahal-mahal, soalnya ada goa alami untuk tempat berteduh.

Satu hal yang kurang mengenakkan di pantai ini, ada ibu-ibu yang menjual gelang atau menawarkan jasa pijat.

Kadang mereka bisa sedikit maksa.

Saran saya, cuekkin saja kalau memang tidak perlu.

Nikmati keindahan pantai ini dan seru-seruan berenang.

Dimana? Tenggara Bali

Kenapa saya suka? Pantainya masih alami, ada juga goa untuk berteduh

Baca juga: Ikutan Trip ke Pulau Peucang, Ujung Kulon

pantai green bowl
Pantai Green Bowl

6. Pantai Nyang Nyang, pantai di Bali yang masih liar!

Mudah-mudahan pantai ini tetap sama seperti sekarang.

Pantai Nyang Nyang mungkin adalah satu-satunya pantai di Bali bagian Selatan yang masih terasa liar dan terpencil.

Kamu harus berjalan menuruni bukit yang masih dikelilingi pohon-pohon seperti di hutan.

Lamanya sekitar 20 menit untuk sampai ke Pantai Nyang Nyang.

Garis pantai yang panjang akan menyambut kamu.

Karena pantainya luas, kamu tidak perlu berdesak-desakkan dengan orang lain.

Cukup cari spot yang enak dan duduk bersama teman-teman kamu saja.

Yang menarik perhatian lagi, ada sebuah kapal yang sudah rusak di tepi pantai dan dicat dengan lukisan grafiti.

Kalau kamu memang mau nyari pantai yang tersembunyi dan sepi, wajib datang ke Pantai Nyang Nyang.

Oh ya, baca juga artikel saya tentang air terjun terindah di Bali yang recommended untuk kamu kunjungi ketika berada di Bali.

Dimana? Tenggara Bali

Kenapa saya suka? Garis pantai yang panjang dan terpencil

Baca juga: Serunya Melihat Komodo dengan Live on Board, Labuan Bajo

Pantai Nyang Nyang di Bali
Kapal terbengkalai di Pantai Nyang Nyang

7. Pantai Sanur, seru buat lihat sunrise

Dulunya Pantai Sanur memang terkenal sebagai objek wisata yang sangat terkenal di Bali.

Sekarang trend-nya sudah berubah.

Pada lari ke Pantai Seminyak atau Canggu.

Yang liburan ke Pantai Sanur biasanya lebih ke wisatawan asing yang berumur atau penduduk lokal Bali.

Sebagai morning person, saya suka dengan Pantai Sanur.

Matahari terbit dari sini bagus sekali.

Pas cerah bisa lihat Gunung Agung dari jauh. Ombaknya juga sangat menenangkan.

Lebih tepatnya saya suka dengan Pantai Karang.

Setiap jam 7.30 pagi saya ikutan yoga di pantai yang gratis!

Di hari-hari tertentu kamu bisa melihat nelayan dengan topi runcingnya berdiri di laut ketika air sedang surut.

Dengan santainya mereka menunggu sampai dapat menangkap ikan.

Di Pantai Sanur juga ada jalur bagi pejalan kaki. Dimulai dari Pantai Matahari Terbit melewati beberapa pantai lain sampai ujungnya di Pantai Mertasari.

Totalnya 6 km, mirip seperti salah satu destinasi wisata di Sydney yang bernama Bondi – Coogee Walk.

Ohya, di Pantai Sanur biasanya ada yang jualan jajanan lumpia goreng, favorit saya.

Dimana? Timur Bali

Kenapa saya suka? Jalur pejalan kaki di sepanjang pantai, pemandangan Gunung Agung di pagi hari dan juga suasana pantai yang tenang

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata Pulau Wakatobi, Sulawesi Tenggara

pantai sanur
Antara Pantai Karang dan Pantai Watu Jimbar, Sanur

8. Pantai Kelingking di Nusa Penida 

Pemandangan yang luar biasa dari atas bukit, serta formasi batu yang sangat unik, Pantai Kelingking akhir-akhir sering kelihatan di media sosial.

Pantai ini memiliki karakter yang unik, sekali lihat gambar pasti pada tau kalau pantai ini adalah Pantai Kelingking yang terletak di Nusa Penida.

Turun kebawah harus hati-hati karena jalurnya cukup terjal dan menantang.

Setelah sampai di pantai, kamu akan disambut dengan pasir putih yang indah, benar-benar salah satu pantai terindah di Bali kalau menurut saya.

Untuk mengunjungi Nusa Penida, kamu bisa naik kapal dari Sanur menuju Nusa Penida, bisa beli tiketnya di sini atau bisa juga ikutan day tour dari Bali.

Dimana? Pulau Nusa Penida

Kenapa saya suka? Pemandangan yang luar biasa dan unik

Baca juga: Wisata Pulau Derawan, Maratua, Kakaban, dan Sangalaki

pantai kelingking nusa penida
Pantai Kelingking

9. Pantai Bias Tugel, pantai anti-mainstream di timur Bali

Saya tidak sengaja ketemu Pantai Bias Tugel ketika sedang dalam perjalanan menuju Amed.

Bisa dibilang pantai di Bali ini cukup terpencil.

Saya memang tidak berencana, bahkan tidak tau tentang Pantai Bias Tugel.

Ketemunya dari Google Maps.

Saya langsung terpesona dengan pantai ini.

Pasirnya yang sehalus tepung berpadu sempurna dengan birunya air laut.

Saya sampai tidak percaya kalau saya belum pernah mendengar tentang pantai ini.

Di sepanjang pantai ada warung yang berjualan.

Menariknya lagi, pantai ini letaknya tidak jauh dari Pelabuhan Padang Bai.

Sesekali terlihat kapal yang berangkat maupun berlabuh.

Walaupun dekat pelabuhan pantai ini bersih sekali. Airnya juga bening, membuat saya makin kaget.

Berenang di Pantai Bias Tugel juga asik, tapi hati-hati saja semakin sore ombaknya semakin gede.

Dimana? Timur Laut Bali

Kenapa saya suka? Rasanya senang tiba-tiba menemukan pantai yang indah

Baca juga: Liburan ke Pulau Karimunjawa, Mending Ikut Open Trip Atau Sendiri?

pantai bias tugel
Pantai Bias Tugel

10. Pantai Berawa, bisa sambil belajar surfing

Pantai Berawa terletak di area yang bernama Canggu, mungkin tidak asing lagi ya dengan nama ini.

Ya, Canggu adalah salah satu area yang semakin hits di Bali.

Banyak anak muda, terutama turis asing yang menyebut diri mereka sebagai digital nomad  tinggal di Canggu.

Nyari apa aja pasti ada di sini, dari papan selancar, healthy bowl, sawah, dan kehidupan malam.

Dibandingkan dengan Kuta atau Seminyak, biaya hidupnya mungkin lebih murah di Canggu. Suasananya juga asik.

Sebenarnya pantai yang saya suka bernama “Hidden Beach”.

Pantai tersembunyi ini berada di antara Pantai Berawa dan Pantai Perancak.

Tiap Minggu pasti saya datang, duduk di salah satu bar yang menghadap langsung ke laut, pesan kelapa seharga 25ribu, kemudian leyeh-leyeh di bean bag. Hidup itu indah!

Tapi sayangnya terakhir saya ke sana lagi ada konstruksi.

Beberapa bar juga sudah tutup, mungkin mau dibangun beach club atau vila, saya kurang tau.

Dimana? Barat Bali

Kenapa saya suka? Bisa santai di bean bag gratis hanya dengan memesan bir atau air kelapa murah

Baca juga: Pengalaman Backpackeran ke Belitung Hemat!

pantai berawa di bali
Hidden Beach dekat Pantai Berawa

11. Pantai Batu Belig, nongkrong sambil lihat sunset! 

Pantai Batu Belig mungkin adalah pantai di Bali yang paling sering saya datangi.

Ini lebih ke favorit pribadi saya karena sebenarnya pantainya biasa saja.

Pasirnya hitam juga tidak terlalu bersih. Tapi yang paling saya suka adalah matahari terbenamnya.

Saya suka datang sore hari ke bar yang bernama 707 Beach Berm, duduk di bean bag dan menunggu matahari terbenam sambil mendengar musik techno.

Ketika langit berubah keemasan, kadang berwarna merah muda, perlahan matahari turun, saat itulah semua warna menyatu dengan gulungan ombak membuat saya makin bersyukur dengan ciptaan Tuhan.

Hari Minggu adalah hari favorit saya datang ke Pantai Batu Belig. Ada DJ, lagunya asik.

Ketika matahari hilang dan langit sudah gelap, ada beberapa orang yang tetap menari di dance floor kecil di bar.

Dimana? Barat Bali

Kenapa saya suka? Sunset-nya yang indah, good vibes, harga minuman murah, di Hari Minggu musiknya asik

pantai batu belig
Bar favorit saya di Pantai Batu Belig

Itulah 11 rekomendasi pantai terindah di Bali favorit saya. Sudah pernah ke pantai yang saya sebutkan?

Atau ada pantai lain yang kamu suka yang bisa direkomendasiin? Comment ya di bawah!

 

 


Post Views: 2,329