Contoh Itinerary Liburan ke Penang (4 Hari 3 Malam)

Liburan telah tiba! Ke mana ya enaknya? Dulu saya pernah baca di blog orang lain tentang Penang. Kelihatannya sangat menarik. Akhirnya saya memutuskan untuk liburan ke Penang, Malaysia totalnya selama 4 hari 3 malam, berikut itinerary-nya!

Nah, saya juga cukup beruntung karena menemukan promosi dari maskapai Airasia.

Paket yang terdiri dari tiket pesawat promo Jakarta – Penang PP ditambah dengan hotel selama 3 malam, harganya cuma Rp 1,4juta saja!

Murah sih ini, teman kampus saya juga pengen ikutan saking murahnya.

Jadi, saya yang biasanya backpackeran solo kali ini berlibur bersama tiga orang teman lain.

Sebenarnya bisa sih menghemat biaya liburan, tapi karena teman-teman saya tidak mau menginap di hostel, ya jadinya pilih nginep di hotel deh.

Mengenal tentang Penang

Sebelum masuk ke bagian itinerary, ada baiknya kalau kita mengenal Penang terlebih dahulu. Penang itu di mana sih?

Penang adalah sebuah bagian federasi dari Malaysia yang terletak di sebelah Barat Laut semenanjug Malaysia. 

Penang dibagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian daratan yang bernama Seberang Perai dan bagian pulau.

Nah, ibu kota Penang bernama Georgetown, yang terletak di bagian pulau.

Tempat wisata yang terkenal di Penang kebanyakan di Georgetown-nya atau di bagian pulau.

Bahkan, kalau kamu naik pesawat langung ke Penang bakal mendarat di bandara Georgetown.

Penang itu seperti titik kumpulnya berbagai kebudayaan karena dulunya merupakan pusat perdagangan yang penting.

Kamu bisa merasakan kebudayaan India, Chinese, Malaysia, Peranakan, Thailand, bahkan Eropa.

itinerary liburan penang 4 hari 3 malam
Berasa seperti di Eropa bukan?

Contoh itinerary Penang 4 hari 3 malam

Di Penang enaknya ngapain aja ya? Kamu bisa coba ikutin itinerary saya liburan ke Penang selama 4 hari 3 malam.

Day 1: Tiba di Penang

Highlight:

  • Little India
  • Han Jiang Ancestral Temple
  • Sri Mahamariamman Temple

Hari yang ditunggu telah tiba.

Saatnya berangkat ke Penang. Karena jadwal penerbangan kami berangkatnya jam 5.30 pagi, kami pun memutuskan untuk bermalam di Bandara Soekarno Hatta.

Penerbangan dari Jakarta ke Penang memakan waktu sekitar 2 jam. Sampai di Bandara Georgetown kok banyak orang yang pakai kursi roda ya.

Saya baru ingat kalau Penang adalah tujuan populer untuk berobat juga termasuk kanker.

Dari bandara kami naik bus nomor 401E tujuan Komtar (20 menit) karena hotel kami berlokasi di area tersebut.

Setelah sampai, terlihat sebuah bangunan tinggi dengan nama Continental. Itu pasti hotelnya.

Jalanan di Georgetown

Saya dan teman-teman menggeret koper sampai ke bangunan tersebut, ternyata salah hotel.

Nama hotel tersebut Hotel Grand Continental sedangkan hotel kami bernama Hotel Continental.

Jalan lagi deh, panas lagi. Akhirnya setelah tanya sana sini sampai juga di hotel yang benar.

Setelah mengurus check-in kami beristirahat sejenak. Baru deh mulai keliling Georgetown.

Kami mengunjungi daerah Little India dan beberapa kuil di sekitaran yaitu Han Jiang Ancestral Temple dan Sri Mahamariamman Temple.

Cukup gampang untuk ke mana-mana soalnya areanya tidak terlalu luas, jalan kaki juga bisa.

Untuk makan malam kami nyobain makanan India dan Chinese, ada Ghee Tosai, Roti Canai, Wan Tan Mee, dan Lo Mie.

Day 2: Keliling area kota tua di Georgetown

Highlight:

  • Cheong Fatt Tze Mansion
  • Penang State of Museum
  • Church of Assumption
  • St. George Church
  • City Hall
  • Fort Cornwallis

Rencana kami di hari kedua adalah mengunjungi tempat wisata bersejarah di area kota tua Georgetown.

Enaknya di Georgetown bus gratis yang disebut dengan Central Area Transit (CAT) bus untuk keliling kota.

Tujuan pertama kami adalah Cheong Fatt Tze Mansion.

Letaknya pas di belakang hotel kami. Mansion ini dulunya adalah rumah dari seorang tokoh berpengaruh di masa abad-19.

wisata cheong fatt tze mansion penang
Cheong Fatt Tze Mansion

Ciri khas dari mansion ini adalah warna bangunan yang didominasi dengan warna biru.

Cheong Fatt Tze Mansion memiliki gaya arsitektur dan desain interior kebudayaan Cina.

Furniturnya juga sebagian besar dikirim langsung dari Cina.

Sekarang Cheong Fatt Tze Mansion dijadikan sebagai butik hotel namun tetap bisa dikunjungi pada jam-jam tertentu.

Kamu bisa ikutan tur di jam 11 dan 2 siang dengan harga RM 25/orang (beli tiket).

Selanjutnya kami berjalan ke area kota tua dengan gedung-gedung kolonial. Yang pertama kami temukan adalah Penang State of Museum yang dibuka setiap hari kecuali hari Jumat dan libur nasional.

Harga tiket masuknya murah cuma RM 1 saja.

Di museum ini kamu bisa mempelajari sejarah Penang mulai dari zaman ketika Bangsa Kolonial Inggris memerintah, sampai penjajahan Jepang pada Perang Dunia II.

wisata court building penang
Court Building

Next, ada Court Building atau tempat pengadilan yang sudah ada dari tahun 1808.

Kemudian Church of Assumption – St. George Church – City Hall. Kami cuma foto-foto di luar saja.

Tujuan terakhir di area kota tua adalah Fort Cornwallis yang merupakan benteng pertahanan yang bertujuan untuk melawan bajak laut, tentara dari Kedah, dan juga Prancis di masa perang Napoleonic.

St George Church Penang
St. George Church

Dulu ketika kami ke sana harga tiket masuknya masih murah cuma RM 2, sekarang saya cek lagi harga tiket sudah naik menjadi RM 20 (tahun 2020).

Sore hari kami cuma jalan-jalan ke Queens Bay Mall sambil menuju view point untuk melihat teluk dan Jembatan Butterworth dari kejauhan.

itinerary liburan penang

Day 3: Pantai Batu Feringghi – Kuil Kek Lok Si

Untuk destinasi yang agak jauh, biasanya bus berangkat dari Terminal Komtar.

Awalnya kami berencana ke Botanical Garden terlebih dahulu tapi setelah hampir menungu sejam busnya tidak datang-datang.

Jadinya kami memutuskan untuk pergi ke Pantai Batu Feringghi dengan menggunakan bus nomor 101.

Lama perjalanan kurang lebih 30 menit saja.

Cukup kecewa ketika sampai, cuacanya agak mendung.

Pantainya tidak terlalu ramai karena kami datangnya kepagian. Kata penjaga pantai biasanya ramai pas malam.

Di sini juga bisa main jetski dan banana boat.

pantai batu feringghi
Pantai Batu Feringghi

Tidak terlalu lama di pantai, kami naik bus ke Stesen Tanjung Bungah untuk ngambil bus ke Kuil Kek Lok Si.

Ternyata salah! Google Maps nyebutin bisa ke Kek Lok Si dengan bus nomor 501 dari Stasiun Tanjung Bungah.

Setelah sampai di sana ternyata bus nya salah, harus naik bus nomor 502 dan bukan dari Tanjung Bungah.

Kami harus naik bus menuju Balik Pulau dan busnya berasa kayak naik roller coaster.

Bus melaju kencang di jalanan yang berkelok-kelok.

Hanya 15 menit tapi berasa seperti sejam, kalau lebih lama saya bisa muntah kali.

Sampai di Stasiun Balik Pulau, kami naik bus no 502 ke Kuil Kek Lok Si yang terletak di area Air Itam.

Tidak sia-sia kami mengalami perjalanan yang sulit, Kuil Kek Lok Si benar-benar wow!

Kuil Kek Lok Si Penang
Kuil Kek Lok Si

Dari pintu masuk harus naik tangga yang melewati toko-toko suvenir untuk menuju ke kuil utama. Harus dilanjutkan lagi dengan semacam lift seharga RM 2 (satu arah) untuk menuju bagian atas kuil.

Kompleks kuil Buddhist ini memiliki beberapa ruang berdoa, biara, dan juga taman. Di area paling tinggi ada Patung Dewi Kwan Im raksasa.

Puas mengelilingi Kuil Kek Lok Si, kami kembali ke Komtar dengan menggunakan bus nomor 101.

Day 4: Pinang Peranakan Mansion

Di hari terakhir kami masih punya cukup banyak waktu karena pesawat pulang ke Jakarta berangkatnya malam hari.

Jadinya kamu masih sempat berkunjung ke Pinang Peranakan Mansion.

Istilah “Peranakan” diberikan kepada keturunan yang memiliki darah campuran Cina dan Melayu. Sebutan lainnya adalah Baba – Nyonya.

Saat ini Pinang Peranakan Mansion merupakan sebuah museum dengan koleksi peninggalan lebih dari 1,000 benda seperti perhiasan, perabotan kayu, dan juga barang pecah belah yang diimpor dari Eropa.

Harga tiket masuk Pinang Peranakan Mansion adalah RM 20. Untuk kesini kamu bisa bus gratis. Jujur saya terpesona dengan barang-barang antik dan mewah yang dipajang di museum ini.

pinang peranakan mansion
Koleksi perhiasan
Furnitur di Pinang Peranakan Mansion

Tips liburan ke Penang

Beberapa tips yang mungkin membantu kamu jika ingin berlibur ke Penang.

  • Saya sarankan menginap di area Komtar agar lebih gampang ke mana-mana. Cara menuju area Komtar dari bandara adalah dengan menggunakan bus no 401, 401A and 401E (1 jam).
  • Di airport ada peta dan panduan tentang tempat wisata populer di Penang. Ambil saja karena ada informasi rute bus juga jadi sangat membantu.
  • Kamu bisa beli kartu SIM dengan kuota 15 GB dengan masa berlaku selama 7 hari yang bisa diambil di bandara. Harganya cuma RM 25 saja. Klik di sini untuk membeli kartu SIM.
  • Di sekitar Kota Tua Georgetown kamu bisa naik bus gratis yang bernama CAT bus. Bus ini beroperasi dari jam 6 pagi – 11.40 malam dengan frekuensi setiap 20 – 30 menit.
  • Harga tiket rapid bus untuk tujuan seperti Batu Feringghi atau Kuil Kek Lok Si berkisar antara RM 1.4 – RM 2.7.
  • Untuk menuju Kuil Kek Lok Si sebaiknya menggunakan bus nomor 203 atau 204 dari Komtar, kecuali kalau mau naik roller coaster seperti saya, hehe.
  • Ada juga tempat wisata lain bernama Penang Hill. Saya dan teman-teman tidak ke sana. Di sini kamu bisa melihat pemandangan kota dari atas bukit.
  • Kunjungi juga Penang Art Street untuk berfoto bersama mural-mural lucu.
  • Penang terkenal dengan makanannya yang enak-enak. Kamu bisa nyari makan di sekitar Jalan Lebuh Chulia. Banyak makanan India dan Chinese food.

itinerary liburan ke penang 4 hari 3 malam

Kalau sekalian mau main ke Kuala Lumpur juga kamu bisa baca itinerary liburan ke Kuala Lumpur selama 3 hari 2 malam dan juga rekomendasi tempat wisata di Kuala Lumpur yang bisa kamu kunjungi.

Punya contoh itinerary liburan ke Penang yang berbeda? Boleh tinggalkan di kolom komentar ya.

 

Itinerary Jalan-Jalan ke Singapura 4 Hari 3 Malam

Buat kamu yang pengen jalan-jalan ke Singapura, yuk cek itinerary ini sebagai referensi!

Idealnya sih kalau pengen main ke Singapura sekitar 4 hari, ya.

Itinerary di bawah ini bisa kamu sesuaikan lagi dengan waktu dan juga preferensi kamu!

Jalan-jalan ke Singapura perlu visa?

Untuk main ke Singapura ga perlu visa kok! Sebagai warga negara Indonesia kita dapat bebas visa untuk berkunjung ke Singapura selama 30 hari.

Sebelum mendarat, kamu harus isi health declaration form secara online (maks 72 jam sebelum kedatangan).

Nah, kalau udah isi sekarang paspor Indonesia udah bisa menggunakan autogate untuk proses imigrasi – tinggal scan paspor dan ambil foto udah deh!

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk liburan ke Singapura?

Soal budget, tergantung jumlah hari dan style traveling masing-masing ya.

Standarnya sih harga tiket pesawat dari Jakarta – Singapura PP di sekitar Rp 1,5juta – 2juta.

Kalau ada promo tentunya harga tiket pesawat bisa lebih murah.

Sisanya tergantung pengeluaran kamu untuk akomodasi, makan, dan lain-lain.

Akomodasi 

  • Hostel / dormitory room = SGD 30 – 50 / malam
  • Budget hotel = SGD 100 – 150 / malam
  • Hotel berbintang = SGD 200 ++ / malam

Makan

  • Hawker center = SGD 6 – 7 per meal
  • Mall = SGD 10 ++ per meal
  • Cafe / restoran = SGD 15 – 30 per meal

Transportasi 

  • Bus / MRT = SGD 1 – 2
  • Grab = SGD 10 ++

Ada banyak atraksi wisata di Singapura yang bisa kamu datengi secara GRATIS

Cuma kalau travelingnya bareng keluarga biasa pengen main ke Universal Studio atau Cloud Forest harus bayar tiket masuk dan harganya tahu sendiri lumayan ya.

Kamu bisa beli tiket secara online melalui Klook, kadang harganya lebih murah juga dan ga perlu ngantri lagi.

 

Itinerary liburan ke Singapura 4 hari 3 malam

Cek contoh itinerary di bawah ini untuk jalan-jalan ke Singapura:

Day 1 – Eskplor area kota dan Marina Bay

Pagi hari: Sebelum mulai eksplor, isi dulu perut dengan sarapan ala lokal yaitu kaya toast set.

Cari aja deket penginapan kamu, pasti ada deh tempat buat sarapan kaya toast – di hawker center atau chain-chain kaya toast seperti ToastBox, Ya Kun Kaya Toast, atau Fun Toast.

Makan sampai kenyang ya, karena hari ini kita bakal jalan kaki seharian! (kalau travelingnya bareng anak-anak / lansia bisa naik bus atau MRT)

Spot pertama yang bakal kita datangi yaitu Little India. 

Kamu bisa menyaksikan kegiatan orang-orang lokal di pagi hari – ada yang jualan bunga, ibu-ibu yang lagi belanja dengan pakaian sari, bapak-bapak lagi ngobrol di kedai kopi.

Kalau pagi mungkin belum terlalu ramai, tapi biasanya agak siangan area ini penuh dengan orang-orang yang beraktivitas.

Beberapa atraksi wisata di Little India yang terkenal ada House of Tan Teng Niah dan Sri Veeramakaliamman Temple.

Coba deh hunting mural-mural untuk spot foto Instagrammable di sekitar Little India.

Cek di sini buat spot-spot menarik lainnya di sekitar Little India.

House of Tan Teng Niah
itinerary liburan ke singapura

Setelah puas keliling Little India, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke area Kampong Glam.

Jalan-jalan ke Singapura ga bakal lengkap kalau engga eksplor area ini.

Spot- spot yang menarik di sekitar Kampong Glam ada:

  • Sultan Mosque – masjid terbesar di Singapura dengan kubah emas yang indah.
  • Arab Street – restoran ala-ala timur tengah, toko oleh-oleh, kalau kangen nasi padang juga ada restonya.
  • Haji Lane – ada banyak mural – mural keren, kalau weekend malam-malam juga seru ada live music.
  • Malay Heritage Center – belajar sejarah komunitas Orang Melayu di Singapura.

Kamu bisa redeem aktivitas gratis di Singapore melalui program Singaporewards. Klik di sini buat caranya!

sultan mosque singapore

Itinerary selanjutnya yaitu area Bugis – banyak yang suka ke sini buat belanja.

Di sini ada tiga pusat perbelanjaan yaitu Bugis Junction, Bugis +, dan Bugis Street.

Biasa sih saya numpang lewat aja ya karena engga hobi belanja, hehe.

Tapi kalau kamu laper bisa nyari makan di sekitar sini juga.

Untuk eskplor area Little India, Kampong Glam, dan Bugis kurang lebih memakan waktu sekitar 2 jam.

itinerary liburan ke Singapore
Kurang lebih ini rute di itinerary hari 1

Kamu bisa balik penginapan buat istirahat dulu terus agak sorean lanjut lagi, tapi kalau engga capek yuk kita lanjut jalan lagi!

Nah, sekarang kita bakal eksplor area-area yang nuansanya tuh ala-ala kolonial, jadi rasanya kayak di Eropa (cuacanya sih beda ya, panas banget di Singapur, haha).

Sekitar 10 menit jalan kaki dari Bugis kamu bakal sampai di CHIJMES. 

Dulunya area ini merupakan sebuah biara, tetapi sekarang fungsinya udah diubah jadi multi-function hall dan juga restoran.

Boleh lah stop di sini bentar untuk foto-foto.

chijmes singapore
jalan jalan di singapura

Lanjut ke area City Hall untuk melihat St. Andrew’s Cathedral kemudian jalan ke area National Gallery Singapore.

Kalau kamu suka karya-karya seni boleh banget mampir ke National Gallery Singapore.

Di dalamnya ada banyak karya-karya seniman dari negara-negara tetangga, termasuk Indonesia.

Dari sini udah deket ke area Marina Bay kok, jadi lanjut aja terus jalan dan ngelewati spot-spot seperti:

  • Former Supreme Court
  • Parliament House
  • The Art House
  • Victoria Concert Hall
  • Asian Civilisations Museum
  • Statue of Sir Stamford Raffless
  • Anderson Bridge
  • Fullerton Hotel

Sampai akhirnya kamu sampai ke Patung Merlion. Seru banget kan jalan-jalan sambil mengaggumi bangunan kolonial di Singapura!

Masih kuat jalan lagi ga ya?

Kalau masih kuat kita lanjut jalan lagi ya ke Marina Bay Sands, kalau engga kuat silahkan naik transportasi umum (bisa cek Google Maps langsung).

Dari Patung Merlion bebas sih mau ambil arah ke kanan atau ke kiri buat sampai ke Marina Bay Sands.

Lebih seru sih lewat jalur kiri karena kamu akan melewati:

  • Jubilee Bridge
  • Esplanade
  • Helix Bridge

Nah, kamu bisa jalan-jalan di dalam mall-nya, bisa juga main ke ArtScience Museum, atau naik ke Skypark Observation Deck untuk melihat view kota Singapura.

tempat wisata singapura

Dari Marina Bay Sands (MBS) ada akses langsung buat ke Gardens by the Bay – bisa lewat tunnel MRT bisa juga lewat jembatan di hotelnya (bisa tanya aja bagian informasi di mall-nya kalau kurang jelas).

Kalau kamu masih ada waktu bisa mampir ke Cloud Forest, Flower Dome, atau Floral Fantasy yang ada di Gardens by The Bay.

Alternatif lain bisa jalan-jalan di sekitar tamannya aja kok sambil menunggu pertunjukkan lampu Gardens by the Bay yang diadakan jam 7.45 dan 8.45 malam.

Setelah menonton pertunjukkan lampu, kalau belum capek bisa balik lagi ke area Marina Bay soalnya view malamnya lebih cakep!

Kamu bisa lihat pertunjukan lampu lain yang bernama Spectra – A Light & Water Show dengan jadwal 8 dan 9 malam (Minggu – Kamis) dan 8, 9, 10 malam (Jumat – Sabtu).

Saatnya kembali ke hotel untuk beristirahat.

cloud forest singapura

Day 2 – Pulau Sentosa

Ada 2 opsi yang bisa kamu pilih untuk itinerary hari kedua di Singapura:

Opsi 1: Main seharian di Pulau Sentosa 

Biasanya kalau liburan bareng keluarga atau pasangan pengen main ke Universal Studio Singapore yang ada di Pulau Sentosa.

Kamu harus ke Vivo City (Harbourfront MRT) dulu kemudian naik train ke Sentosa Island.

Di Sentosa ada banyak banget atraksi lain selain Universal Studio seperti SEA Life Aquarium, Madamme Tussauds, kamu juga bisa main ke pantai-pantainya (Palawan Beach dan Tanjong Beach).

Kamu bisa baca artikel yang pernah saya tulis tentang atraksi wisata apa saja yang ada di Pulau Sentosa.

Sorenya kamu bisa jalan-jalan di Vivo City atau ke area Tanjong Pagar / Chinatown untuk nyari makan.

Opsi 2: Mount Faber dan eksplor kota lagi 

Pagi-pagi kamu bisa naik MRT ke Harboufront Station (sama kayak kalau mau ke Vivo City) untuk trekking ke Mount Faber. Ikuti aja sign “Marang Trail”. 

Trekking-nya gampang kok. Di sini ada spot instagrammable juga yang bernama Henderson Waves. 

mount faber
Di dekat Handersen Waves

Setelah itu kamu bisa naik MRT ke area Tanjong Pagar untuk sarapan.

Di area ini ada banyak cafe, malam-malam juga banyak restoran and bar.

Kamu bisa foto-foto di sekitar Potato Head dan juga Ann Siang Hill.

Dari area Tanjong Pagar udah deket juga ke Chinatown.

Jalan-jalan di Chinatown Street Market seru juga kok, ada banyak toko yang jualan oleh-oleh.

Jangan lupa mampir ke Buddha Tooth Relic Temple – katanya di kuil ini ada gigi asli Sang Buddha.

Sore atau malamnya kamu bisa dinner di Lau Pa Sat.

mural di chinatown singapura
Mural di Chinatown

Day 3 – Fort Canning – Orchard Road

Setalah dua hari full jalan-jalan eksplor kota Singapura, itinerary hari ini bakal lebih santai.

Kamu bisa start pagi atau agak siangan juga gapapa.

Hari ini kita akan jalan santai di Fort Canning, tapi sebelumnya kita mampir dulu ke Central Fire Station dan Old Hill Street Police Station untuk foto-foto.

tempat instagrammable singapura

Nah, dulunya Fort Canning digunakan sebagai lokasi istana kerajaan, markas militer, dan pusat administrasi kolonial.

Sekarang jadi taman terbuka dengan pepohonan hijau.

Kamu bisa mampir ke Sang Nila Utama Garden, taman yang didedikasikan kepada Pangeran Palembang yang membangun kerajaan di Singapura pada tahun 1299.

Sambil menikmati rindangnya pepohonan dan view kota Singapura, jalan terus ke Fort Canning Tree Tunnel. 

Cakep banget buat foto-foto, tapi siap-siap aja ya ngantri.

itinerary liburan singapore

Turun dari Fort Canning bisa mampir juga ke National Museum of Singapore jika tertarik dengan sejarah negara ini.

Setelah itu kamu tinggal jalan aja deh di Orchard Road – mulai dari Plaza Singapura, Somerset, Takashimaya, sampai ION Orchard.

Sekalian kalau pengen shopping bisa banget! Udah tau kan ya nanti di airport bisa apply GST Refund. Pastikan kamu simpan receipt-nya ya!

Suka dengan konten ini? Dukung Nonanomad biar semangat bikin konten yang bermanfaat buat kamu. Klik di sini untuk memberikan dukungan!

Day 4 – Katong dan Joo Chiat 

Kalau masih punya waktu, sempatkan diri main ke area Joo Chiat deh!

Jalan-jalan di area sini asik – ada banyak restoran dan cafe-cafe kayak Chin Mee Chin Factory, 328 Katong Laksa, Birds of Paradise.

Banyak toko vintage juga di area ini, jadi kalau pengen belanja souvenir oke juga.

Beberapa spot menarik di sini Rumah Bebe, Peranakan Houses di Koon Seng Road dan spotting lukisan mural di sekeliling area ini.

jalan jalan ke singapore

Kalau masih punya waktu bisa sepedaan di East Coast Park dan makan di East Coast Lagoon Food Village. 

Tapi kalau udah engga punya waktu lagi bisa balik ke airport dan jalan-jalan ke Jewel Changi kalau kamu belum mampir pas baru nyampe Singapura.

Nah, itu dia itinerary liburan 4 hari 3 malam buat kamu yang pengen jalan-jalan di Singapura!

Bisa kamu sesuaikan lagi ya sesuai jumlah hari yang kamu punya, kalau mau diganti-ganti juga bisa. Have fun in Singapore!

contoh itinerary jalan jalan singapura

 


Post Views: 1,973

Itinerary Liburan ke Kuala Lumpur Selama 3 Hari 2 Malam

Pengen jalan-jalan ke Kuala Lumpur? Baca dulu contoh itinerary liburan ke Kuala Lumpur selama 3 hari 2 malam ini!

Kuala Lumpur adalah destinasi liburan yang digemari khususnya bagi orang Indonesia.

Lokasinya yang dekat, harga tiket pesawat yang murah, serta kebudayaan yang tidak berbeda jauh menjadi alasan kenapa wisatawan Indonesia suka jalan-jalan ke ibu kota negara Malaysia ini.

Selain itu, kamu ga perlu repot-repot apply visa karena Malaysia sendiri memberlakukan kebijakan bebas visa selama 30 hari bagi warga negara Indonesia.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk eksplor Kuala Lumpur? Sebenarnya 3 hari cukup kok.

Tapi kalau punya waktu lebih, bisa ambil one day tour ke Melaka, Cameron Highlands, ataupun Bukit Tinggi.

Rekomendasi hotel saat liburan di Kuala Lumpur

Saya sarankan untuk cari penginapan di dekat KL Sentral atau Bukit Bintang.

Selain gampang kemana-mana, deket juga dengan tempat wisata dan gampang nyari makan.

Ada banyak pilihan akomodasi di Kuala Lumpur – ada yang berbentuk apartemen maupun hotel – sesuaikan aja dengan kebutuhan kamu.

Banyak apartemen yang menawarkan fasilitas kolam renang dengan pemandangan kota terutama Menara Petronas.

Beberapa rekomendasi penginapan di Kuala Lumpur yaitu: 

Buat internetan bisa pakai Global Wifi dari JavaMifi –  gampang banget dibawa kemana-mana karena ukurannya juga pas di kantong.

Bisa sharing 5 devices lho! Cocok buat kamu yang ingin traveling bareng keluarga.

Proses pemesanannya mudah banget, kamu bisa cek JavaMifi di website mereka atau kalau mau sewa dadakan bisa datang ke booth-nya langsung di Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3 Island A.

Itinerary liburan ke Kuala Lumpur selama 3 hari 2 malam

Nah, berikut itinerary liburan ke Kuala Lumpur selama 3 hari 2 malam yang bisa kamu contoh!

Day 1: China Town – Pasar Seni – Dataran Merdeka – KLCC – Bukit Bintang

Usahakan untuk mencari penerbangan yang pagi sehingga kamu punya waktu lebih untuk jalan-jalan di Kuala Lumpur.

Sampai di bandara langsung menuju ke pusat kota Kuala Lumpur dan check in penginapan.

Nah, mari kita explore tempat wisata di sekitar kota hari ini.

Pertama dari Bukit Bintang kamu bisa naik Bus Go KL (Purple Line) menuju Petaling Street atau China Town. Dari sini seterusnya kita akan jalan kaki.

Di Petaling Street banyak yang jualan suvenir dan jajanan.

Tidak jauh dari Petaling Street, ada spot yang lagi hype banget nih, namanya Kwai Chai Hong. 

Wajib banget mampir ke sini untuk foto-foto!

kwai chai hong
itinerary liburan kl

Lanjut jalan kaki ke Pasar Seni (Central Market) atau Kastuari Walk. Sama, di sini juga lebih ke tempat untuk belanja suvenir.

Next, Dataran Merdeka. Di sekitar Dataran Merdeka bangunannya bergaya ala kolonial.

Kamu bisa foto-foto di sekitar Sultan Abdul Samad Building, mengunjungi National Textile Museum /RM 5, dan juga Kuala Lumpur City Gallery / RM 5.

bangunan sultan abdul samad

Di dalam National Textile Museum kamu bisa melihat kain tekstil yang indah, cara-cara pembuatan tekstil, dan perhiasan.

Kuala Lumpur City Gallery lebih melihat perkembangan kota Kuala Lumpur dari dulu sampai sekarang.

Tidak jauh dari Dataran Merdeka juga ada sebuah Masjid yang bernama Masjid Jamek.

Dari sini kamu bisa memilih, mau lanjut jalan kaki sekitar 30 menit ke KL Forest Eco Park, atau naik bus Go KL (Purple Line) dari stop Muzium Telekom ke KL Tower.

Nah, KL Forest Eco Park ini seperti hutan kecil yang ada di tengah kota.

Kamu bisa menikmati pepohonan yang rindah, melintasi jembatan gantung yang bernama “Canopy Walk“. Oke juga untuk foto-foto instagram.

Menara KL

Kalau tertarik kami bisa naik ke atas Menara KL, ya tapi harus bayar untuk naik ke observation deck / RM 49 (beli tiket).

Lanjut lagi berjalan kaki selama 19 menit sampai ke Suria KLCC atau Petronas Tower.

Ya, kurang lebih udah agak sorean ya. Ngadem dulu di dalam mall, istirahat lumayan pegal juga eksplor kota Kuala Lumpur.

Mau naik ke atas Petronas Tower / RM 56 (beli tiket) juga boleh, atau main ke Aquaria KLCC.

Jam 8 malam ada pertunjukkan “Symphony Light and Sound Water Fountain” di taman Suria KLCC, wajib tonton!

Air mancur menari dengan lampu kelap kelip dan suara musik. Latar belakangnya Menara Kembar Petronas lagi.

Saya pribadi sih lebih suka melihat Menara Petronas di malam hari. Lampu-lampunya lebih cakep di malam hari.

Ohya, pertunjukannya cuma ada jam 8, 9, dan 10 malam. Don’t miss it!

Kamu punya 2 pilihan. Kalau capek bisa kembali ke Bukit Bintang menggunakan Go KL Bus (Green Line). Kalau masih kuat jalan, yuk jalan lagi.

Dari taman Suria KLCC, jalan aja ke Kuala Lumpur Convention Center, gedung dimana Aquaria KLCC berada.

Tanya saja dimana Bukit Bintang Walkway.

Bukit Bintang Walkway adalah jembatan yang menghubungkan antara Kuala Lumpur Convention Center dan Pavillion Mall yang ada di Bukit Bintang.

Kurang lebih sekitar 20 menit berjalan kaki sampai deh di Pavillion Mall di Bukit Bintang.

Kamu bisa mengunjungi mall-mall disekitar atau sekedar menikmati suasana ramai di area Bukit Bintang.

Tips: Di Kuala Lumpur ada beberapa rooftop bar dengan city view yang cakep banget seperti Heli Lounge Bar, SkyBar, Sky51. Kalau mau ke sini jangan lupa reserve dulu dan perhatikan dress code-nya!

Day 2: Genting Highlands

Itinerary hari ke-dua liburan ke Kuala Lumpur adalah mengunjungi Genting Highlands.

Nah, kalau kamu tidak mau ribet, saya sarankan sih ikutan one-day tour ke Genting Highland aja, harganya sekitar RM 160 sudah termasuk berkunjung ke Batu Caves juga.

Tapi kalau memang mau backpacker-an sendiri bisa menggunakan transportasi umum.

Pertama kamu harus naik monorail atau MRT dulu ke KL Sentral kemudian naik Express Bus dari KL Sentral menuju Awana Station (1 jam).

Bus paling pagi berangkat jam 8 pagi dan bus terakhir dari Awana Station adalah jam 9.30 malam.

Sampai di Awana Station kamu harus naik kereta gantung (10 menit) sampai ke SkyAvenue Station di Genting Highlands.

Di antara Awana Station dan SkyAvenue Station ada sebuah pemberhentian cable car yang bernama Chin Swee Caves Temple.

Kamu bisa berhenti dulu di sini, melihat kuil yang cukup luas dan indah tanpa harus membayar biaya tambahan.

Jangan lupa bawa jaket kalau ke Genting Highlands, soalnya udaranya lumayan dingin.

Atraksi utama Genting Highlands tentunya adalah outdoor theme park / RM 62. Kamu bisa bermain sepuasnya!

Ada roller coaster, haunted house. Saya memberanikan diri mencoba wahana “space shot“, yang wahana paling tinggi itu! Cobain deh kalau berani.

Saya sih kalau di suruh naik itu lagi kayaknya engga bakal berani, haha.

Cara pulangnya sama, naik cable car lalu bus sampai KL Sentral.

Dari KL Sentral balik lagi ke area Bukit Bintang dan eksplor Jalan Alor untuk makan malam atau Jalan Changkat untuk melihat kehidupan malam di Kuala Lumpur.

Suka dengan konten ini? Dukung Nonanomad biar semangat bikin konten yang bermanfaat buat kamu. Klik di sini untuk memberikan dukungan!

Day 3: Masjid Negara Malaysia – Brickfields – Thean Hou Temple

Itinerary hari ini tergantung penerbangan kamu jam berapa. Kalau masih ada waktu seharian, kamu bisa jalan-jalan ke Batu Caves.

Untuk menuju Batu Caves, kamu bisa naik KTM dari KL Sentral (26 menit) sampai ke stasiun yang bernama Batu Caves.

Daya tariknya adalah patung raksasa Dewa Murugan yang merupakan kepercayaan penganut Agama Hindu.

Tapi kalau tidak sempat paginya bisa ke Masjid Negara Malaysia (National Mosque) untuk melihat masjid terbesar di Kuala Lumpur.

Untuk masuk ke masjid ini kamu akan diberi jubah yang menutupi seluruh badan. Interior dalam masjid cukup menarik untuk dilihat.

Di dekat masjid ada sebuah museum yang bernama Islamic Arts Museum / RM 14.

islamic arts museum kuala lumpur
Islamic Arts Museum

Selanjutnya, bisa ke area Brickfields atau dikenal juga sebagai Little India.

Letaknya juga tidak jauh dari KL Sentral jadi bisa sekali jalan untuk naik bus atau kereta ke bandara.

Kamu juga bisa berkunjung ke Thean Hou Temple, sebuah kuil dengan khas lentera berwarna kuning.

liburan ke thean hou temple kuala lumpur

Nah, kira-kira itulah contoh itinerary liburan ke Kuala Lumpur selama 3 hari 2 malam.

Disesuaikan aja yang dengan waktu yang kamu punya.

Saya ringkas lagi ya tujuan, cara menuju ke sana dan berapa harga tiket masuk ke setiap destinasi wisata.

itinerary kuala lumpur 3 hari
Contoh itinerary Kuala Lumpur 3 hari 2 malam

Mudah-mudahan bisa membantu!

Baca juga artikel ini: 

 


Post Views: 3,776